Connect with us

Hi, what are you looking for?

Olimpik

Penjelasan Kemenpora Mengapa Bonus Atlet SEA Games dan ASEAN Para Games 2017 Macet

Penjelasan Kemenpora Mengapa Bonus Atlet SEA Games dan ASEAN Para Games 2017 Macet
(Foto Kemenpora)

Pemerintah RI mengakui belum merampungkan pengiriman bonus kepada atlet peraih medali SEA Games dan ASEAN Para Games 2017. Akibat dana yang masih menjadi penyebab utamanya.

Jakarta, isports.id Seminggu sejak pemberian bonus, beberapa atlet peraih medali mengatakan belum menerima sepenuhnya. Padahal, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi menyuruh para atlet untuk memeriksa rekeningnya masing-masing.

Melalui ucapan dari Sekretaris Menpora, Gatot S. Dewa Broto, lembaganya pun meminta maaf kepada para atlet dan segera menuntaskan bonus yang macet.

“Memang betul dan kami akui jika masih ada atlet yang belum menerima bonus. Itu betul.”

“Alasannya, anggaran total yang dibutuhkan untuk bonus SEA Games dan ASEAN Para Games ternyata mencapai Rp 120 miliar. Sementara tempo hari yang teralokasi untuk bonus hanya Rp 80 miliar,” jelas Gatot, Jumat, (13/10).

Mantan juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika tersebut mengutarakan bakal segera menyelesaikan bonus kepada atlet yang macet. Dana kekurangan itu senilai Rp 40 miliar akan diambil dari relokasi Olympic Center. Anggaran itu masih dalam taraf pembahasan dengan DPR.

Bonus atlet SEA Games dan ASEAN Para Games 2017 sebesar Rp 80 miliar juga diambil dari dana pengalihan Olympic Center. Dari besaran dana itu, total Rp 46,1 miliar sudah sampai ke kantong 287 atlet. Sesegera mungkin, sisa Rp 31,9 miliar akan ditransfer kepada 229 atlet.

“Kami memaksakan memberikan bonus Jumat lalu, karena perintah dari Presiden Joko Widodo. Makanya, saya usul kepada Menpora untuk tetap memberikan bonus dengan dana yang sudah ada, caranya bertahap. Kemudian, sisanya yang realokasi jika sudah cair,” katanya.

“Oktober ini, Insya Allah beres. Sebetulnya, ini tinggal menunggu pembahasan APBN 2018 dan realokasi dana Olympic Center. Jika disetujui, seminggu setelahnya sudah bisa dicairkan bonusnya,” harap dia.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Olimpik

Menteri Pemuda dan Olaharaga Republik Indonesia (Menpora RI), Imam Nahrawi memperkenalkan cabang olahraga baru yang permainannya mengadopsi tenis meja. Namun olahraga yang dinamakan headis...

Olimpik

Journalist Games 2017 edisi kedua resmi dibuka pada Jumat, (8/12) sore, di Halaman Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kompetisi ini mempertandingkan beberapa cabang...

Basket

Federasi Basket Dunia (FIBA) akhirnya memutuskan Indonesia bersama Jepang dan Filipina lolos ke final bidding calon pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2023. Keputusan yang...

Olimpik

Usai Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) resmi dibubarkan oleh pemerintah, pembinaan prestasi olahraga seharusnya tak lagi bergantung pada dana pemerintah dan harus...