iSports.id
F1 OtoSports

Mick Schumacher Bisa Melakukan Debut Tes F1 di Bahrain

iSports.id – Mick Schumacher sudah lama digadang-gadang sebagai salah satu pembalap muda dengan masa depan cerah. Dan tampaknya Mick akan melakukan debut tes Formula 1 di Bahrain. Pembalap Jerman berusia 19 tahun ini merupakan putra dari juara F1 tujuh kali Michael Schumacher. Mick adalah anggota Driver Academy Ferrari dan juara bertahan F3 Eropa. Musim ini dirinya akan naik kelas ke Formula 2 bersama tim Prema. Hal ini menjadikannya kandidat yang ideal untuk berpartisipasi dalam salah satu tes pembalap muda F1.

Mick Schumacher dan Michael Schumacher

Pada dua tes pertengahan musim F1, tim diwajibkan untuk mengerahkan pembalap muda selama dua dari empat hari tes berlangsung. Tes akan dilaksanakan di Bahrain pada bulan April, dan Barcelona pada bulan Mei. Pembalap muda yang diperbolehkan untuk menjalani tesnya adalah seseorang yang telah berkompetisi dalam dua Grand Prix atau lebih sedikit. Schumacher dikabarkan dapat memenuhi persyaratan untuk tim yang juga merupakan mitra erat Ferrari tersebut.

Persyaratan

Ada kemungkinan tim McLaren akan menggunakan pembalap F2, Sergio Sette Camara, yang merupakan pembalap asuhan mereka. Sementara tim Williams bisa memanfaatkan pembalap cadangan mereka, Nicholas Latfifi, yang juga seorang pembalap F2. Sementara itu, Alfa Romeo tidak dapat mengerahkan pembalap cadangan resmi mereka, karena Marcus Ericsson adalah seorang pembalap veteran yang sudah pernah tampil 97 kali di F1.

Inilah sebabnya mengapa Alfa Romeo mendiskusikan pilihan mereka dengan mitra dekatnya, Ferrari, untuk pilihan pengemudinya.

Tim Alfa Romeo

Ketua Tim Alfa Romeo Fred Vasseur mengatakan kepada Formula1.com bahwa “kami punya daftar pendek dan Mick adalah salah satu nama di dalam daftar tersebut. Karena dia adalah salah satu pembalap F2 yang memenuhi kriteria untuk memenuhi syarat untuk tes rookie – pilihannya sangat terbatas”.

“Tapi kami belum membuat keputusan. Ada beberapa nama dalam daftar tersebut. Kami akan terus mengevaluasi opsi yang tersedia dan berdiskusi dengan Ferrari”.

Masih belum jelas pada tes di negara mana tim Alfa Romeo akan menggunakan pembalap pemula mereka. Vasseur mengatakan bahwa keputusan tersebut akan dikeluarkan oleh departemen teknisnya.

Vaseur berkata, “prioritas pertama kami adalah mengetahui kapan akan melakukan pembaruan besar. Jika tidak siap untuk pembaruan tersebut di Bahrain, kami dapat melakukan tes rookie dan melakukan tes yang diperlukan dengan pembalap kami saat ini di Barcelona. Atau kami bisa pecah (tesnya) dan mengetes satu pembalap di satu tes (di Bahrain) dan satu (tes) di yang lain (Barcelona). Ini keputusan teknis”.

Vasseur menjelaskan bahwa memilih kandidat untuk tes rookie itu penting. Dia mengatakan, “umpan balik dari pengemudi sangatlah penting. Untuk menemukan pembalap yang bisa memberikan umpan balik yang baik tetapi belum pernah bertanding di lebih dari dua balapan itu sulit”.

 

Sumber : berbagai sumber

Foto : berbagai sumber

Related posts

Unggul Strategi, Hamilton Rajai GP Bahrain

Muhammad Rifqi

Menyambut MotoGP Akhir Pekan Ini

Muhammad Rifqi

Winglet Ducati Sah Digunakan

Muhammad Rifqi

Leave a Comment