iSports.id
Sepak Bola Liga Inggris

City dan Tottenham, Antara Ada dan Tiada

iSports – Pep Guardiola telah menghabiskan 547,3 miliar pound untuk transfer pemain sejak kedatangannya dari Bayern Munich pada 2016. Mantan bintang Leicester City, Riyad Mahrez, adalah pembelian termahal di musim ini, yang membuat sang pemilik City, miliarder Sheikh Mansour merogoh kocek sebesar 60 juta pound. Pep jelas tidak ‘berhasil’ dengan Mahrez, karena termahal pemain benua Afrika ini lebih banyak menghabiskan sebagian besar musimnya di bangku cadangan. Bandingkan dengan Tottenham yang pada musim lalu yang hanya mendatangkan empat pemain ‘biasa’ di 2018.

Pengeluaran gila klub asal Manchester tersebut pada akhirnya tidak berarti apa-apa, jika patokannya adalah Liga Champions. Spurs membuktikan di pertandingan tersebut bahwa uang (untuk belanja pemain) bukanlah segalanya di sepak bola. Spurs berhasil memenangi salah satu pertandingan sepakbola paling luar biasa yang pernah ada di Liga Champions.

“Hiburan yang luar biasa,” kata Graeme Souness, legenda Liverpool yang menjadi seorang pundit. “Pertandingan ini seperti Istanbul (saat Liverpool menjuarai Liga Champions dari ketertinggalan 0-3) bagi saya. [Memang] tidak ada trofi di akhir pertandingan itu tetapi dalam hal drama dan hiburan semuanya ada di sana.”

Tidak mengherankan untuk melihat Tottenham melakukannya dengan baik di bawah kepemimpinan sang bos, Pochettino yang visioner. Stabilitas Spurs dan manajemen Pochettino yang cerdik, terbukti sangat berharga.

Pelatih yang pernah menjadi target Manchester United tersebut memutuskan untuk tetap berada di London untuk memenangkan gelar. Keputusannya untuk menggantikan Moussa Sissoko yang terluka dengan Llorente berbuah manis. Namun yang lebih utama, dia juga dengan jelas memperlihatkan semangat juang yang tidak pernah mati pada The Lilywhites.

PEMBELAAN PEP

Belanja besar-besaran yang dilakukan The Cityzens selama bertahun-tahun untuk Guardiola terlalu tinggi untuk diabaikan. Padahal, belanja pemain yang dilakukan Pep dimaksudkan agar City bisa memenangkan Liga Champions. Namun pernyataan Pep sebelum melawan Tottenham membuat the Cityzens geram. Pep mengatakan bahwa dia tidak datang ke Manchester untuk memenangkan kompetisi liga benua biru.

Pep Guardiola

 

“Saya tidak datang ke sini untuk memenangkan Liga Champions,” kata Guardiola dalam konferensi pers sebelum pertandingan sebelum pertandingan kedua. “Saya datang ke sini untuk bermain seperti yang kami mainkan dalam 20 bulan terakhir.”

 

Sumber: berbagai sumber

Foto: berbagai sumber

Related posts

Tren Kemenangan Italia Hancurkan Liechtenstein

Muhammad Rifqi

Niko Kovac Resmi Dipecat Bayern Muenchen

Muhammad Rifqi

Diproyeksi Menggantikan Messi, Ansu Fati Dipagari Barca

Muhammad Rifqi

Leave a Comment