iSports.id
Sepak Bola Liga Inggris

Manchester City Kembali ke Puncak Klasemen

iSports.id – Respon positif diberikan armada Pep Guardiola di fase akhir musim Premiere Leagu 2018/19. Selasa dini hari (7/5) squad Manchester Biru meraih kemenangan penting atas tamunya Leicester City dengan skor tipis 1-0. Hasil ini membawa The Cityzens naik kembali ke puncak klasemen, setelah sebelumnya saingan terdekat mereka Liverpool menang dengan skor ketat atas Newcastle 2-3.

Sergio Agureo dipaksa bekerja keras pada pertandingan kali ini

Bermain di depan pendukung sendiri memberikan para pemain The Cityzens mendapatkan tambahan moral, Manchester Biru menjadi lebih tenang dalam bermain. Awal laga dimulai dengan pressing ketat pemain Manchester City ke jantung pertahanan Leicester, namun Brendan Rodgers seperti mencari bermain aman dalam pertandingan ini.

Solidnya pertahana Leicester membuatnya susah dijebol bahkan ketika skema bola mati

The Fox (julukan Leicester) menumpuk hampir beberapa pemainnya serta menurunkan garis pertahanan. Pemasangan dua Double Pivot oleh Rodgers, dimaksudkan untuk meredam permain City yang sering membuka permainan lewat sisi sayap. Peluang pertama City datang dari striker mereka, Sergio Aguero. Striker asal Argentina ini mendapatkan peluang andai tendangannya tidak mampu dibelokkan oleh kiper, Kasper Scmeichel. Cara Leicester agaknya sedikit memberikan dampak kepada pemain Leicester yang disiplin menjaga pertahanan mereka, Skor imbang bertahan hingga turun minum.

baca juga : Misi Leicester Cari Pengganti Claude Puel

MOTIVASI PEP

Tidak patah semangat, manajer Manchester City, Pep Guardiola terus menerus memotivasi para pemainnya. Namun nampaknya pada pertandingan ini Pep harus berusaha keras jika ingin menaklukkan Leicester. Mau tidak mau Pep melakukan perubahan, manajer berkepala plontos ini memasukkan Lerosy Sane untuk menggantikan Phil Foden.Tidak lama setelah pergantian, Ilkay Gundogan mendapatkan peluang pertamanya.  Namun sayang tendangan kerasnnya masih melenceng dari kotak penalti The Fox. Anak-anak asuh Rodgers bukan tanpa peluang, James Madisson mendapatkan peluang yang baik, namun tendangannya masih melenceng tipis di samping gawang Ederson Moraes.

Pantang menyerah, Vincent Kompany tampil sebagai pahlawan The Cityzens

Kebuntuan akhirnya terpecah, Vincent Kompany yang memainkan garis pertahanan tinggi, mencetak gol spektakuler melalui tendangan kerasnya. Gol ini langsung membuat Etihad Stadium bergemuruh. Bagaimana tidak, gol ini merupakan gol penting yang mungkin nantinya akan membawa The Cityzens juara. Tertinggal satu gol, The Fox berusaha membalas. Dua nama seperti Illheanacho dan Demaray Gray dimasukkan demi mencari satu gol agar bisa memaksakan hasil imbang. Namun Pep berhasil memainkan penguasaan bola dengan cerdik, sehingga beberapa tekanan ini mampu diatasi dengan baik. Hingga pertandingan berakhir skor tetap tidak berubah untuk kemenangan Manchester City.

baca juga : On This Day : Portsmouth Terkena Sanksi

LIGA TERBERAT

Hingga pekan ke-37 Premiere League masih belum menentukan juaranya. Persaingan ketat antara Manchester City dengan Liverpool nampaknya harus dilanjutkan hingga pekan terakhir Premiere League. Manajer Manchester City, Pep Guardiola memberikan pertanyaan jikalau memenangi gelar Premiere League musim ini akan memberikan kepuasan paling tinggi sepanjang karirnya sebagai manajer. Bagaiaman tidak, hampir di tiap Liga yang Pep datangi, nyatanya ia selalu mendominasi, namun tidak di Premiere League. Pep harus berpacu ketat hingga akhir musim.

Pep Guardiola yang mengakui beratnya persaingan di Liga Premiere

“Ini liga paling berat yang saya jalani sebaga manajer. Dari kualitas rival, tidak ada keraguan. Itulah mengapa berada di sini menjadi sangat luar biasa.Tapi tentu saja hanya akan nada satu pemenang dan yang lainnya akan berada di rumah dengan sedih,” ujar Pep dilansir dari Daily Mail.

Mantan pelatih Barcelona ini juga menunjuk pencapaian Manchester City musim lalu dimana mereka menjadi juara pada musim 2017/18 dan berhasil mengumpulkan 100 poin sebagai acuan. Total poin ini berselisih 18 poin dari Manchester United di peringkat kedua, dimusim ini mereka hanya akan mencapai maksimal 98 poin. Melihat hasil kerja keras anak asuhnya Guardiola menilai anak asuhnya sudah tampil luar biasa, di mana mereka juga berhasil menuntaskan 12 pertandingan terakhir dengan kemenangan.

baca juga : jangan salah kaprah soal handball

SUSUNAN PEMAIN

Manchester City (4-3-3)

Manajer: Pep Guardiola

Ederson Moraes, Kyle Walker, Vincent Kompany, Aymerik Laporte, O. Zinchenko, Phil Foden (Leroy Sane), Ilkay Gundogan, David Silva (John Stones), Bernardo Silva, Raheem Sterling, Sergio Aguero (Gabriel Jesus).

Leicester City (4-2-3-1)

Manajer : Brendan Rodgers

Kasper Schmeichel, Ricardo Perreira, Brendan Chillwell, Johny Evans, Harry Maguire, Ndidi, Youri Tielemans (H. Barnes), Marc Albrighton (David Gray), J. Maddison (K. Iheanacho), H. Choudhury, Jamie Vardy.

baca juga ; Sheffield United Berhasil Promosi ke Premiere League

Sumber: berbagai sumber

Foto: berbagai sumber

Related posts

Panser Bertemu Tango Berakhir Imbang

Muhammad Rifqi

Baby Mourinho Gantikan Babyface Assasin?

Muhammad Rifqi

Hasil Sensasional Antarkan Bergia ke Euro 2020

Muhammad Rifqi

Leave a Comment