iSports.id
Sepak Bola Liga Inggris

Peluang Arsenal Menipis

HASIL IMBANG YANG DITERIMA ARSENAL MEMBUAT SQUAD MERIAM LONDON INI KESULITAN MENCAPAI POSISI EMPAT BESAR EPL 2018/19

iSports.id – Hasil mengecewakan kembali ditelan oleh the Gunners, anak asuhan Unai Emery ini gagal kembali memetik kemenangan di laga lanjutan Premiere Leage pada Minggu (5/5). Squad Meriam London ditahan imbang oleh tamunya Brighton and Hove Albion dengan skor sama kuat, 1-1.  Bermain di Emirates Stadium dan kemenangan atas Valencia di Europe League menjadi modal pelecut mental The Gunners.

Hal ini dibuktikan dengan permainan mereka yang langsung menekan di awal-awal babak pertama. Arsenal yang biasanya memanfaatkan sisi lebar lapangan, kali ini menggunakan Mkhitaryan sebagai penyuplai bola akhir dan Ozil penyeimbang lini tengah. Hal ini terbukti cukup manjur, lini tengah Brighton pontang-panting mengahadapi permainan dinamis Arsenal. Pada menit kesembilan hal ini mendapatkan hasil, Nacho Monreal yang merangsek ke lini depan, dijatuhkan Alireza Jahanbaksh.

Aubameyang berhasil menjadi algojo penalti Arsenal

Aubameyang maju sebagai algojo dan sukses mengeksukusinya dengan baik. Gol ini disambut dengan sukacita oleh para pemain Arsenal, jika mereka mampu memenangkan hasil ini maka kesempatan mereka bermain di Liga Chmapions musim depan terbuka lebar. Hal ini dikarenakan sehari sebelumnya Tottenham Hotspur tumbang oleh Bournemouth. Keunggulan Arsenal ini bertahan hingga babak pertama selesai.

baca juga : Sempat Gugup, Arsenal Akhirnya Menang

TEKANAN BRIGHTON

Babak kedua dimulai Arsenal masih percaya diri dengan memainkan strategi yang sama. Namun Chris Hughton memberikan kejutan di babak kedua, secara efektif mereka tampil dengan menaikkan garis permainan lini belakang sehingga mampu menekan Arsenal. Tekanan Brighton ini tidak direspon dengan baik oleh Unai Emery, pelatih berdarah turki ini seakan tidak responsif terhadap strategi yang dikeluarkan oleh Hughton. Menit 51 Brighton nyaris menyamakan kedudukan andai tembakannya ke tiang jauh tidak mampu diselamatkan oleh Bernd leno.

Penalti Glann Murray menyamakan kedudukan

Petaka untuk Arsenal benar-benar terjadi di menit 59, berawal dari pergerakan March di sisi kanan, membuat Granit Xhaka melakukan pelanggaran di kotak penalti. Wasit pun menunjuk titik putih untuk Brighton, Glenn Murray suskes melakukan eksekusi dan membawa Brighton menyamakan kedudukan. Gol ini kembali melecut The Gunners, beberapa perubahan dilakukan Emery termasuk menggantikan Lichsteiner dengan Kolasinac. Hasilnya beberapa peluang mereka ciptakan, termasuk peluang di menit ke-75 dari Lacazette.

Tembakan Voli pemain asal Perancis ini mampu diselamatkan dengan penyelamatyan gemilang Matt Ryan. Brighton yang tau sedang digempur habis-habisan mencoba melakukan sepak bola pragmatis. Mereka hanya menunggu zona dan meng-cover semua area bertahan. Penguasaan bola otomatis menjadi milik Arsenal 70 persen berbanding 30 persen milik Brighton. Taktik pragmatis Hughton akhirnya membuahkan hasil ketika wasit membunyikan akhir pertandingan.

Hasil imbang membuat peluang Arsenal finis empat besar semakin menipis

Hasil imbang ini membuat peluang Arsenal  untuk finis diposisi empat besar semakin sulit. Saat ini squad Unai Emery mengoleksi 67 poin, tiga poin dibawah Tottenham. Secara teoritis memang Arsenal masih bisa naik ke peringkat keempat, tapi dengan catatan mereka harus memenangi laga melawan Burnley. Hal ini juga harus ditambahkan dengan Tottenham harus mengalami kekalahan di laga akhir musim jumpa Everton dengan selisih delapan gol. mustahil Gunners?

baca juga : Arsenal Minim Dana Belanja Musim Depan

GOODBYE RAMSEY

Hasil imbang yang diterima Arsenal nampaknya bukan hanya menjadi kekecewaan yang harus di terima The Gunners pada akhir pertandingan tersebut. Air mata pun bahkan terurai di mata gelandang asal Wales tersebut, bukan karena kekalahan tersebut, melainkan air mata perpisahan. Ya, pada musim depan Ramsey akan benar-benar berpisah dengan Arsenal dan akan bergabung dengan Juventus pada musim depan.

Aaron Ramsey yang tidak bisa menahan air matanya

Haru biru hadi di Emirates Stadium hari itu, pemain yang sudah berkarir bersama Arsenal selama 11 tahun itu harus pergi meninggalkan mereka. Ramsey sendiri tidak bisa bermain pada pertandingan melawan Brighton dikarenakan cidera yang menimpanya dari pertengahan bulan April lalu.

“Saya datang kesini saat masih anak anak. Lalu banyak hal terjadi dan saya bertemu banyak orang hebat di klub ini” –Aaron Ramsey

Pemain akademi Cardiff city ini tampil mengesankan sealam 11 tahun di Arsenal. Perannya di lini tengah membuatnya menjadi figure sentral di lini tengah Arsenal, hal ini pula yang membuat raksaksa Italia, Juventus menarik untuk memboyongnya. Selama 11 tahun membela The Gunners ramsey tampil dalam 369 pertandingan, dengan torehan 64 gol dan 62 assist. Bersama The Gunners Ramsey meraih tiga gelar piala FA. Dia juga pernah didaulat sebagai pemain terbaik Arsenal pada2013/14 dan 2017/18.

Sejak direkrut Wenger, Ramsey selalu menjadi pilihan pertama lini tengah Arsenal

Tidak heran karena jasanya inilah ia mendapat applause terakhir dari penonton di Emirates Stadium. Ramsey akan melmulai petualangan barunya sebagai pemain Juventus dan juga menjadi salah satu pemain dengan gaji tertinggi di Serie A. Goodbye, Ramsey.

baca juga : Kabar Transfer Arsenal Terkini

SUSUNAN PEMAIN

Manajer : Unai Emery

Arsenal (4-3-1-2)

Bernd Leno, Stephan Lichsteiner (Sead Kolasinac), Shkodran Mustafi, Sokratis, Nacho Monreal, Lucas Torreira, Mesut Ozil, Granit Xhaka (Alex Iwobi), Henrikh Mkhtaryan (Matteo Guendozi), Pierre Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette.

Brighton and Hove Albion (4-3-3)

Manajer : Chris Hughton

Matthew Ryan, Bruno, Shane Duffy, Lewis Dunk, Bernardo, Pascal Gross (Beram Kayal), Dale Stephens, Yves Bissouma, Alireza Jahanbakhsh (Anthony Knockaert), Solly March, Glenn Murray (Florin Andone).

baca juga : Sejarah berdarah Escobar

Sumber: berbagai sumber

Foto: berbagai sumber

Related posts

Kompany Pulang Kampung

Muhammad Rifqi

Chelsea Curi Gol di Kandang Frankfurt

Muhammad Rifqi

Aguero Diduga Cedera

Muhammad Rifqi

Leave a Comment