iSports.id
Sepak Bola Liga Inggris

Senyum Lebar Masih Menghiasi Anfield

iSports.id – Aura kemenangan masih terasa di Anfield. Kemenangan di final Liga Champions tampak sangat kentaran di kota Liverpool. Dampak positifnya lagi adalah squad Juergen Klopp begitu optimis dalam mengejar gelar Premiere League di musim depan. Gelar Juar Liga Champions 2018/19 memang menjadi obat penawar dahaga gelar bagi The Reds yang musim ini sebenarnya tampil begitu solid.

baca juga: Kabar Transfer Liverpool Terkini

PENANTIAN 14 TAHUN

Pada pertandingan yang dihelat di Wanda Metropolitano sepertinya sudah ditakdirkan menjadi milik The Reds. Mereka unggul mudah di menit awal, lewat gol penalti Mohamed Salah. Sang striker asal Mesir ini juga tampak bahagia merayakan kemenangan Liga Champions bagi timnya. Salah bahkan sampai tidak kuasa menahan air mata saat dipapah keluar lapangan beberapa menit sebelum pertandingan berakhir.

Momen mengharukan bagi Mohamad Salah

“Sejujurnya, saya tak tahu harus berkata apa. Semua bahagia malam ini. Kami di final dan saya lega bisa dua kali tampil di final, dan akhirnya bermain 90 menit. Semua melakukan yang terbaik untuk memenangi pertandingan,” ucap Salah dalam wawancaranya dengan Btsport di tengah lapangan. Liverpool menutup perlawanan Tottenham dengan gol Divock Origi, yang membuat The Lilly Whites harus menahan puasa gelar pertama mereka.

Gelar ini menjadi ke enam Liverpool di Liga Champions di mana mereka mengoleksinya ketika masih berformat lama. Empat gelar sebelumnya diraih di era Piala Eropa, format lama Liga Champions, pada musim 1976/1977, 1977/1978, 1980/1981, dan 1983/1984. Dua gelar lainnya baru datang dua dekade berselang saat format turnamen sudah menjadi Liga Champions. Tim asal Merseyside itu menjuarainya pada musim 2004/2005 dan musim ini, 2018/2019.

Penantian panjang Liverpool terbayar

Penantian panjang ini juga menjadi pembuktian bagi Juergen Klopp yang sudah masuk ke final Liga Champions dua kali namun gagal. Seperti pepatah orang Jerman “kesempatan terbaik ada di kesempatan ketiga”. Hal inilah yang dibutkikan Klopp, meski tidak bermain baik, namun ia berhasil membawa timnya merajai Eropa musim ini.

baca juga: Keajaiban Anfield

TIDAK BISA KE PIALA DUNIA ANTAR KLUB

Ada hal yang disayangkan dari juara Liga Champion yang diterima The Reds. Tim Merah ini dipastikan tidak bisa tampil di Piala Dunia antar klub setelah menjuarai Liga Champions 2018/2019. Pasalnya, FIFA telah melakukan perubahan format turnamen pada bulan Maret 2019 lalu. Di tahun-tahun sebelumnya juara Liga Champions secara otomatis akan masuk ke turnamen Piala Dunia antar klub yang digelar setahun sekali.

Juergen Klopp berhasil menang di final ketiganya

Menurut laman Squawka, hal tersebut berkaitan dengan keputusan FIFA pada bulan Maret 2019 lalu yang mengubah turnamen untuk diadakan setiap empat tahun sekali. Akibatnya, turnamen tidak akan berlangsung tahun ini dan kejuaraan pertama dengan format baru (menampilkan 24 klub dari 6 konfederasi) akan berlangsung pada 2021 mendatang.

Meski memenagi gelar keenamnya, Liverpool tidak akan ikut Paial Dunia antar klub

FIFA sendiri menganggap keputusan ini merupakan sebuah revolusi baru sepak bola antar klub. Sehingga nantinya, turnamen ini mulai dianggap serius oleh klub-klub besar di seluruh dunia, khususnya di Eropa. Piala Dunia antar klub pertama kali digelar pada tahun 2000 dengan delapan tim Eropa yang memenangi Liga Champion dan Europe League. Tim yang paling mendominasi dalam turnamen ini adalah Real Madrid dengan torehan empat gelar.

baca juga: Mane Pasti ke Madrid?

Sumber: berbagai sumber

Foto: berbagai sumber

Related posts

Tottenham Hotspurs Stadium Rampung

Muhammad Rifqi

Cillessen Resmi ke Valencia

Muhammad Rifqi

Bergerak Cepat, Konami Dapatkan Lisensi Juventus

Muhammad Rifqi

Leave a Comment