iSports.id
Sepak Bola Liga Inggris Sepak Bola Dunia

The Blues ke Final

iSports.id – The Blues berhasil menyusul Arsenal setelah menaklukkan Eintracht Frankfurt di fase semifinal Europe League musim 2018/19. Perjuangan The Blues tidaklah mudah, mereka harus mengalahkan Eintracht Frankfurt yang bermain pantang menyerah hingga akhirnya masuk ke perpanjangan waktu. Pemenang laga ini sendiri akhirnya ditentukan lewat adu pinalti.

Ketatnya pertandingan dua tim ini sudah terlihat dari awal laga, Eintracht Frankfurt terus memainkan man marking ketat ke semua pemain tengah Frankfurt. Anak asuhan Adolf Hueter ini mendapatkan peluang emas pertamanya setalah Danny da Costa melepaskan tembakan first time voli. Namun sayang tendangan cantik ini masih mamapu dihentikan oleh kepa dengan gemilang.

Ruben Loftus Cheek membuat Chelsea unggul terlebih dahulu

Chelsea akhirnya unggul terlebih dahulu melalui aksi Loftus Cheek. Bermula dari pergerakan Hazard yang meliuk-liuk di sisi kiri Frankfurt, kemudian kapten timnas Belgia ini secara tiba tiba melepas umpan terobosan kepada Loftus Cheek. Dalam kondisi yang tidak banyak penjagaan, pemain muda Inggris ini melepaskan tembakan plessing ke arah tiang jauh, skor menjadi 1-0 dan bertahan hingga turun minum

baca juga : Pedro: “Sulit Untuk Memainkan Sarriball”

KELUAR MENYERANG

Pada babak kedua Eintracht Frankfurt mencoba mencari momentum, mereka membuka dengan sabar tiap zona yang di-marking ketat oleh pemain Chelsea. Hingga akhirnya defense error Chelsea membuat luka Jovic menghukumnya. Mjiat Gacinovic memberikan umpan datar cerdik yang dengan tenang diselesaikan dengan baik oleh Jovic menjadi gol.  Situasi inilah yang akhirnya membuat Sarri melakukan beberapa perubahan.

Jovic menujukkan kelasnya dengan mencetak gol balasan

Pedro Rodriguez masuk menggantikan Willian yang pada pertandingan tersebut tidak berkembang. Namun hingga laga berakhir skor tetap tidak berubah. Di babak ekstra time kedua tim sepertinya menghindari adu penalti. Tampak dari keduanya terus melakukan serangan serangan ke lawan masing-masing. Sebastian Haller yang masuk semakin memberikan ancaman instant kepada Chelsea, haller melepaskan sundulan ke tiang jauh gawang Kepa yang kosong. Namun sayang David Luiz masih sigap menghalaunya.

Gol Azpilicueta yang dianulir

Menit 166 Chelsea sempat mencetak gol kemenangan, namun Azpilicueta yang mencetak gol tersebut dianulir oleh wasit. Hingga babak ekstra time berakhir skor tetap tidak berubah. Pertandingan berlanjut ke babak adu pinalti, pada babak ini Chelsea sempat tertekan ketika tendangan Azpilicueta berhasil dihalau Kevin Trapp. Namun di fase inilah Kepa menunjukan kelasnya. Kiper utama Chelsea ini berhasil mementahkan dua penendang Frankfut dan kemudia Hazard yang menjadi algojo penalti Chelsea berhasil melakukannya dengan dingin. Hasil ini secara resmi membuat Chelsea bertemu Arsenal di Final Europe League.

baca juga : Real Madrid Lirik Kepa

PEMBUKTIAN KEPA

Masih ingatkah dengan aksi kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga yang menolak untuk diganti kala pertandingan final Piala Liga Inggris. Dalam aksinya tersebut, Kepa gagal menjalankan tugasnya. Hasilnya Kepa malah mendapat cemoohan dan suara-suara negatif terkait dengan aksinya pada pertandingan tersebut. Bahkan sempat beredar data diri Kepa yang berubah di Wikipedia dari kiper menjadi Manajer Chelsea.

beberapa koran London menyebut kata kata kepa Saves The Day

Namun pada pertandingan semifinal Europe leagu dini hari (10/5) Kepa seolah membuktikan bahwa ia sudah belajar dari kesalahannya. Penjaga gawang termahal didunia ini tampil begitu impresif dan menjadi kunci dalam babak adu pinalti kontra Eintracht Frankfurt. Kepa membuat dua pemain Frankfurt harus tertunduk, Martin Hinteregger dan Goncalo Pacienca menjadi korban aksi menawan Kepa ini.

“Kami selalu mempersiapkan diri untuk menghadaPi penalti sebelumnya setiap laga, dan hari ini kami beruntung. Saya belajar banyak dari kegagalan masa lalu di Wembley” – Kepa Arizabalaga

Kepa bersama sang kapteng yang sangat senag Chelsea menuju final

Kepa juga mengutarakan bahwa keberuntungan juga menjadi modal dalam babak adu penalti. “Penalti adalah soal keberuntungan. Hari ini kami menang dan di final Carabao Cup kami kalah. Tapi ini sepak bola. Hari ini sangat bagus dan kami bermain melawan tim yang sangat sulit dan kami sangat bahagia,” ujar Kepa kepada BBC.

baca juga : Paradinha dan Keunikan penalti Jorginho

SUSUNAN PEMAIN

Chelsea (4-3-3)

Manajer : Maurizio Sarri

Kepa Arrizibalaga, Cesar Azpilicueta, Andreas Cristensen (David Zappacosta), David Luiz, Emerson Palmieri, Mateo Kovacic, Jorginho, Ruben Loftus Cheek (Ross Barkley), Willian (Pedro Rodriguez), Olivier Giroud (Gonzalo Higuain), Eden Hazard.

Eintracht Frankfurt (3-4-1-2)

Manajer : Adolf Huetter

Kevin Trapp, Simon Falette, Martin Hinteregger, David Abraham, Filip Kostic, Makoto Hasebe, Sebastian Rode (Jonathan de Guzman), Danny da Costa, Mijat Gacinovic (Goncalo Pacienca), Ante Rebic (Sebastian Haller), Luka Jovic.

baca juga : Babak Baru Chelsea Vs FIFA

Sumber: berbagai sumber

Foto: berbagai sumber

Related posts

Aguero Diduga Cedera

Muhammad Rifqi

Liverpool Jejakkan Satu Kaki di Semifinal

Muhammad Rifqi

Anfield Patah Hati

Muhammad Rifqi

Leave a Comment