Connect with us

Hi, what are you looking for?

Sepak Bola

Var dan Head to Head Hadir di Premiere League

iSports.id – Akhirnya pihak Premiere League luluh juga. Jika sebelumnya berbagai macam klub menolak kedatangan VAR di Premiere League. Mulai musim depan, liga tertinggi Inggris ini secara resmi akan menggunakan VAR dalam setiap pertandingannya. Bukan hanya itu, pihak F.A juga akan memberlakukan peraturan baru, yaitu Head to Head untuk menentukan klasemen jika poin dan semua elemen masih bernilai sama.

Baca juga: Hari Jadi Premiere League

PEMBARUAN DEMI PERKEMBANGAN

Premiere League sudah barang tentu kita tahu menjadi salah satu liga dengan penonton terbanyak di dunia. Drama, intrik-intrik, tensi tinggi, gol gol Indah, permainan menjadi beberapa yang menarik perhatian penonton. Atas dasar hal inilah tampaknya Premiere League mengambil keputusan untuk menggunakan VAR pada musim 2019/20.

Di beberapa liga termasuk Serie A Italia, VAR sudah digunakan

Viedo Assistant Referee atau dikenal dengna VAR memang fenomenal. Hampir semua liga ternama dunia termasuk Liga Champions sudah memakainya. Terkecuali Premie League yang musim lalu masih tidak mau menggunakan VAR. Beberapa klub bahkan secara terang-terangan menyatakan penolakannya terhadap VAR. Seperti Manajer Tottenham Hostpurs, Maurico Pochetino yang mengatakan jika VAR hanya akan menggangu penonton. Beberapa suara juga menyebut jika VAR akan mengurangi drama, atau bahakn menciptakan drama dengan tingkatan yang berbeda.

World Cup 2018 digunakan sebagai kajian VAR paling signifikan

Namun Sistem Video Assistant Referees (VAR) akhirnya akan dipakai di Premier League mulai musim 2019/2020. Menyusul persetujuan klub-klub. “Klub-klub Premier League telah mencapai kesepakatan untuk memperkenalkan Video Assistant Referees (VAR) pada kompetisi 2019/2020,” tulis situs resmi Premier League.

baca juga: Bagian Kelam Sepak Bola: TPO Part I

HEAD TO HEAD

Tidak hanya VAR, sistem Head to Head juga mulai akan digunakan di Premiere League pada musim 2019/20. Premier League selama ini memakai aturan selisih gol jika ada dua tim yang punya poin sama. Namun jika selisih gol sama, maka barulah turun ke jumlah gol yang dicetak, dan jika sama juga maka akan dilakukan playoff.

Pada musim 2011 Manchester United harus rela kalah gelar liga dengan selisih gol oleh Manchester City

Dengan aturan tersebut, Premier League bisa menciptakan kompetisi yang seru dan dramatis di setiap pekannya. Setiap tim akan berlomba mencetak gol sebanyak-banyaknya agar bisa jadi juara. Kali terakhir sistem ini dipakai untuk menentukan gelar juara adalah di musim 2011/2012.

Seperti dikutip situs resmi Premier League, akan diberlakukan sistem Head to Head ke dalam penentuan klasemen baik itu juara, zona Liga Champions, Liga Europa, dan juga promosi-degradasi. Hal itu sudah dilakukan di LaLiga dan Serie A. Namun bedanya, Premier League baru memperlakukan Head to Head (mencari pemilik poin terbanyak dalam dua kali pertemuan) jika tiga syarat pertama sama semua, yakni poin, selisih gol, dan jumlah gol yang dicetak. Aturan gol tandang dipakai juga apabila kedua tim punya rekor sama.

Sistem Head to Head akan membuat ketegangan dalam cara baru

Jika masih belum ditemui siapa pemenangnya, maka baru dilakukan playoff di tempat netral. Segala hal yang menyangkut waktu, format, dan venue akan ditentukan oleh otoritas Premier League. Selain Head to Head, Premier League musim depan juga mulai memakai VAR dan mengubah beberapa aturan dasar seperti penalti serta offside

Jika kedua tim punya poin sama, indikasi penentuan klasemen Premier League mulai musim 2019/2020 sebagai berikut:
1.) Selisih gol
2.) Jumlah gol
3.) Head-to-Head (agregat gol tandang)
4.) Playoff

baca juga: On This Day: Portsmouth Terkena Sanksi

Sumber: berbagai sumber
Foto: berbagai sumber

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Sepak Bola

iSports.id – Entah apa yang sebenarnya terjadi, Arsenal kembali pesakitan dengan kapten mereka. Jika pada awal musim ini sang kapten mereka musim lalu, Laurent...

Sepak Bola

iSports.id – Penampilan Liverpool musim lalu bisa dibilang menjadi penampilan yang berkesan. Meski gagal menjadi juara Liga Premiere, anak-anak asuh Juergen Klopp memberikan perlawanan...

Uncategorized

iSports.id – Setelah nama Ole Gunnar Solksjaer keras namanya bergaung akan dipecat, kini giliran nama Mauricio Pochettino yang muncul. Pouch (panggilan akrab Pochettino) terancam...

Sepak Bola

iSports.id – Para penikmat sepak bola era 90-an tahu betul bagaimana persaingan antara Manchester United dan Arsenal medio 90-an. Pada era tersebut kedua tim...