Connect with us

Hi, what are you looking for?

Sepak Bola Dunia

Gunakan Skema Menyerang 4-4-2, Gli Azzuri Menang Tipis Atas Israel

Skema menyerang timnas Italia 4-2-4, berhasil membuat penguasaan bola 72 persen. Namun dengan unggul tipis satu gol atas Israel, membuat suporter Italia menghujat minimnya gol.

Reggio Emilia, isports.id- Gli Azzuri berhasil mengalahkan tim tamu Israel dengan skor tipis 1-0 di kandang Reggio Emilia. Kemenangan tipis tim asuhan Ventura ini disumbangkan oleh Ciro Immobile pada menit ke 53.

Rasa optimis Ventura berhasil dibuktikan secara positif. Poin tiga angka bagi Gli Azzuri berhasil menempatkan sebagai runner up group, menempel Spanyol sebagai pemimpin klasemen.

Kemenangan Gli Azzuri tersebut sekaligus menahan laju Spanyol untuk lolos ke Rusia. Penyebabnya, selisih tiga poin ini membuat Alvaro Morata dkk, harus menunggu laga berikutnya, untuk memastikan tiket Piala Dunia.

Dengan hasil positif itu, pasukan asuhan Ventura harus menghadapi Macedonia dan Albania. Kedua kesebelasan tersebut diatas kertas mampu ditaklukan Gli Azzuri.

Kesebelasan Israel yang kualitasnya jauh di bawah Spanyol dan Italia, ternyata mampu memberikan kesulitan tersendiri bagi anak-anak Ventura. Bahkan di babak pertama, tim tamu banyak memberikan tekanan di pertahanan Italia. Hingga babak pertama usai, skor 0-0 bagi kedua tim.

Setelah bermain membuntu sepanjang babak pertama, Gli Azzuri baru menunjukkan tajinya selepas rehat. Berawal dari tembakan jarak dekat Immobile yang mampu dihentikan kiper Ariel Harush. Bola mengarah pada Antonio Candreva lalu dia mengembalikannya pada sang striker dan dengan sentuhan manisnya. Striker Lazio itu memecahkan kebuntuan pertandingan. 1-0 untuk Italia di menit ke-53.

Kolaborasi antara dua pemain di atas terbilang spesial. Pasalnya, Tiga dari enam gol Immobile, menurut Opta, berasal dari kreasi Candreva. Masuk ke menit 68, Candreva kembali mengancam melalui umpan tajam dari sayap, ditujukan ke Beloti. Sayang tandukan bolanya terhenti di tangan Harush.

Kekalahan ini sekaligus mengempaskan Israel dari turnamen akbar empat tahunan itu pada 2018 mendatang, yang akan dihelat di Rusia. Sementara, hasil imbang 1-1 antara Albania dan Macedonia membuat Italia setidaknya bisa mengunci posisi kedua.

Kendati meraih kemenangan. Pasukan Gli Azzuri telah menggunakan formasi menyerang 4-4-2, menggantikan skema 3-5-2 itu. Sayangnya hasil tersebut tetap dicemooh oleh suporternya sendiri. Buffon dan Veratti menyambut baik perubahan tersebut, karena sesuai dengan karakter pemain.

Hasilnya penguasaan bola bagus, namun intensitas gol yang sedikit. Italia berhasil menguasai bola 72 persen, dan mampu melakukan 18 tembakan ke gawang. Sedangkan pengusaan bola Israel hanya 27 persen dengan 4 tembakan ke gawang.

Italia tetap menyimpan peluang untuk menghindari babak play-off asalkan mereka bisa menyapu bersih laga-laga kualifikasi tersisa dengan raihan tiga angka, sedang Spanyol tergelincir.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi isports.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baca Juga

Sepak Bola

iSports.id – The Red Devils sukses mengamankan tiga angka pertamanya di Europe League pada Jumat (20/9) dini hari tadi. Meski sulit, akhirnya gol semata...

Sepak Bola

iSports.id – Arsenal memulai langkahnya di Europe League 2019/20 dengan kemenangan besar. Pada Jumat (20/9) dini hari tadi, anak-anak asuh Unai Emery sukses mengandaskan...

Sepak Bola

iSports.id – Debut buruk harus menjadi tanda kembalinya The Blues (julukan Chelsea) ke Liga Champions musim 2019/20 ini. Hasil minor ini didapat setelah dini...

MotoGP

iSports.id – Kecelakaan yang mendera Andrea Dovizioso di sirkuit Silverstone rupanya cukup parah. Ducati mengonfirmasi sang pembalap sempat hilang ingatan. Pada minggu lalu sang...