Connect with us

Hi, what are you looking for?

Dota 2

iNSaNiA Sebut Dota 2 Bertahan Lama Berkat Hal Ini

insania

 

iSports.id – iNSaNiA dari Team Liquid mengungkapkan bahwa trash talk dan toxic (ity) telah berkontribusi terhadap perkembangan Dota 2 sebagai scene esports saat ini.

Dalam podcast yang berjudul “All Chat” yang dipandu oleh komentator Dota 2 asal Inggris Austin “Cap” Walsh, Aydin “iNSaNiA” Sarkohi dari Team Liquid menilai bahwa trash talk merupakan bagian dari budaya verbal yang membuat Dota 2 lebih seru untuk disaksikan.

Pro player yang berasal dari Swedia berumur 29 tahun itu berpendapat bahwa ucapan-ucapan kasar yang menyebabkan toxic dan flaming membuat Dota 2 menjadi scene esports yang terus bertumbuh selama bertahun-tahun.

Drama yang tercipta setelah adu mulut dalam game dianggap sebagai “konten yang menghibur” di Dota 2 menurut Cap. Pembawa acara itu bahkan memuji Johan “N0tail” Sundstein dan Sébastien “Ceb” Debs karena berhasil memulai seluruh budaya trash talk di level profesional Dota 2.

Yang menarik, episode podcast itu juga menampilkan midlaner Gaimin Gladiator Quinn “Quinn” Callahan.

iNSaNiA Sebut Trash Talking Membantu Dota Berkembang

Selama podcast, iNSaNiA menyatakan bahwa pertukaran verbal yang panas selama seri apa pun membuat game ini jauh lebih menarik dan menyenangkan untuk ditonton.

“Jika Anda meletakkan EG [Evil Geniuses] dan OG lama dalam satu ruangan dan membuat mereka mengucapkan sesuatu, maka setelah itu seri ini akan menjadi 10 kali lebih asyik. Menurutku itu membuat Dota lebih bumbu dan menyenangkan. Seperti persahabatan yang putus, lho. Itu adalah drama di Dota,” ucap dia.

iNSaNiA juga mengaitkan pertumbuhan Dota 2 selama bertahun-tahun dengan pertukaran verbal tersebut.

“Pada momen-momen seperti itu, terkadang tampaknya lebih banyak yang dipertaruhkan daripada kemenangan atau kekalahan, dan seluruh drama dalam permainan dimulai. Ini mungkin membantu Dota berkembang hingga seperti sekarang,” katanya.

Quinn mengungkapkan bahwa budaya trash talk kini menjadi bagian dari Dota dan dalam salah satu turnamen ESL, penyelenggara turnamen meminta Anton “dyrachyo” Shkredov untuk menyerang lawan sebelum pertandingan dalam wawancara sebelum pertandingan.

Trio iNSaNiA, Quinn, dan Cap berbincang berbagai topik mulai dari judul game lain hingga rivalitas kedua tim sepanjang tahun 2023. Pemain Team Liquid itu tak ragu-ragu menahan ucapannya dan berkata kepada Gaimin Gladiators ‘Quinn, “Tidak masalah berapa banyak final besar yang Anda menangkan, penonton akan selalu mendukung kami.”

Cap kemudian membagikan pandangannya tentang banyaknya penggemar Team Liquid, menekankan bahwa statusnya sebagai “merek esports yang sangat tua” memainkan peran penting dalam menarik basis penggemar yang besar. Selain itu, Cap meneliti alasan di balik hal ini, khususnya di komunitas Dota 2.

Dia menceritakan percakapan dengan para penggemar, dan mencatat bahwa banyak dari mereka menjadi pendukung karena satu peristiwa atau momen yang mereka sukai, membuat mereka secara spontan memutuskan, “Inilah tim saya sekarang.”

Quinn setuju dengan Cap dan menyebut selebrasi ikonik Team Liquid di The International 2013 sebagai salah satu contohnya.

“Ada begitu banyak penggemar Liquid karena Bulba suka melompat ke atas panggung dan berlarian dan sebagainya,” tutur Quinn.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi isports.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baca Juga

Dota 2

  iSports.id – Gaimin Gladiators, berhasil menghentikan rekor 35 kemenangan beruntun Team Spirit di babak playoff turnamen BetBoom Dacha 2024 yang digelar di Dubai,...

Dota 2

iSports.id – Ancient Dragon King adalah kosmetik yang terinspirasi dari naga “loong” yang merupakan makhluk mitologi Tiongkok. Kosmetik ini memiliki desain yang sangat detail...

Dota 2

  iSports.id – Sebastien Ceb, salah satu pemain Dota 2 paling sukses di dunia, baru-baru ini memberikan pujian tinggi kepada mantan rekan setimnya, Sumail...

Dota 2

  iSports.id – Resolut1on siap kembali setelah absen selama setahun dari scene pro Dota 2, pemain asal Ukraina Roman “Resolut1on” Fominok akhirnya siap untuk...