Connect with us

Hi, what are you looking for?

Sepak Bola

Banding Atletico Madrid di Tolak CAS

Banding Atletico Madrid di Tolak CAS
Pasukan Diego Simeone kini sedang berusaha untuk mempertahankan pemain bintangnya agar tidak meninggalkan Atletico Madrid sampai selesai menjalani hukuman

Sebelum Atletico Madrid mengajukan banding, terlebih dahulu mereka terkena hukuman dari FIFA karena secara sengaja kklub Spanyol ini mengontrak pemain dibawah umur.

Zurich, isports.id – FIFA telah menerima keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dalam kasus yang melibatkan klub Atletico Madrid, yang mendapat sanksi dari Komite Disiplin FIFA untuk pelanggaran yang berkaitan dengan transfer internasional dan pendaftaran pemain di bawah usia 18 tahun, serta ketentuan terkait lainnya mengenai pendaftaran dan partisipasi pemain tertentu dalam permainan sepakbola yang terorganisir.

CAS telah mengkonfirmasi sebagian keputusan yang diberikan oleh Komite Disiplin FIFA, yang melihat klub Atletico Madrid sepakat terhadap larangan transfer yang mencegah klub tersebut mendaftarkan pemain manapun di tingkat nasional dan internasional selama dua periode transfer secara berturut-turut.

“Larangan tersebut akan berlaku untuk periode pendaftaran musim panas 2017 mengingat klub Atletico Madrid telah menjalani sebagian dari larangan tersebut selama masa pendaftaran terakhir, yaitu pada Januari 2017.”

Selanjutnya, klub Atletico Madrid telah diberi waktu 90 hari untuk mengatur situasi semua pemain yang belum dewasa. CAS semata-mata telah mengubah denda klub Atletico Madrid dan selanjutnya diperintahkan untuk membayar uang denda sejumlah CHF 550.000.

Dengan keputusan ini, FIFA menganggap bahwa CAS telah menunjukkan sekali lagi dukungan yang jelas dan kuat untuk usaha FIFA untuk melindungi pemain di bawah umur.

Perlindungan anak di bawah umur adalah salah satu pilar utama FIFA. Statuta FIFA menggarisbawahi bahwa salah satu tujuan FIFA adalah memperbaiki permainan sepak bola secara terus-menerus dan mempromosikannya secara global sesuai dengan nilai pemersatu, pendidikan, budaya dan kemanusiaannya, terutama melalui program pemuda dan pembangunan. Akibatnya, FIFA telah menerapkan kerangka peraturan yang jelas yang memungkinkannya menjamin perlindungan anak di bawah umur.

Dalam peraturannya, FIFA memberlakukan tiga syarat yang memperbolehkan pesepak bola berusia di bawah 18 tahun untuk bergabung ke sebuah klub di luar negeri.

Pertama, pemain di bawah usia 18 tahun bisa bergabung ke klub di luar negeri jika orangtuanya juga pindah ke negara bersangkutan untuk alasan non-sepak bola.

Kedua, sebuah klub bisa merekrut pemain berusia antara 16-18 tahun dari negara lain jika negara asalnya termasuk anggota Uni Eropa.

Ketiga, sang pemain bisa bergabung ke klub luar negeri jika jarak tempat tinggal dia hanya 100 kilometer dari markas klub tujuannya.

Dan ini menjadi kenyataan yang pahit bagi Atletico Madrid, karena CAS menolak meringankan sanksi Atletico, yang sudah menjalani hukuman tak berbelanja pemain di satu jendela transfer pada Januari silam.

Dengan kata lain, bursa transfer musim panas ini tak bisa membantu ambisi Los Colchoneros. Atletico baru bisa mendaftarkan personel anyar per Januari 2018. Keputusan ini berdampak genting buat Atletico.

Mereka optimistis banding akan diterima berkaca dari kesuksesan Real Madrid melakukannya. Kepercayaan diri ini pula yang membuat manajemen Atletico Madrid aktif mengontak klub dan agen pemain untuk membicarakan personel tim yang tersedia.

Sekarang, rencana tersebut berantakan. Proses kesepakatan untuk striker Olympique Lyon Alexandre Lacazette, penyerang Malaga Sandro Ramirez, dan gelandang Sevilla Vitolo, dipastikan gagal total.

Atletico masih tetap bisa merekrut mereka, tetapi dengan risiko tidak dimainkan hingga Januari 2018, seperti kasus Arda Turan dan Aleix Vidal di FC Barcelona. Namun, sulit untuk melihat para pemain incaran Atletico tadi mau melakukan hal yang sama.

Apalagi, Lacazette, Sandro, dan Vitolo tak sepi peminat sehingga kans mereka rela menunggu di Atletico hingga Januari 2018 bisa dibilang amat minim.

Sekarang Atletico Madrid harus memakai rencana B dan C untuk memperkuat skuat mereka menyambut musim kompetisi baru.

Rencana B adalah dengan memulangkan para personel pinjaman berkualitas yakni, Diogo Jota (Porto), Matias Kranevitter dan Luciano Vietto (Sevilla). Dan rencana C ialah dengan sekuat tenaga menahan para pilar utama, semisal Antoine Griezmann.

Kalau sampai Griezmann jadi pindah ke Manchester United atau klub lain dengan kondisi Atletico tak bisa merekrut penggantinya, situasi sudah pasti runyam. Karakter penyerang tersisa di Atletico Madrid, yakni Fernando Torres, Angel Correa, Kevin Gameiro, atau Luciano Vietto jelas tak sebagus Griezmann .

Sisi positif dari kubu Atletico, geliat transfer keluar Stadion Metropolitano juga pasti terkebiri. Otomatis, para pemain underperform musim lalu seperti Gameiro, Nico Gaitan, atau Jose Gimenez bisa punya waktu buat membuktikan kapasitas diri lagi minimal hingga Desember 2017.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi isports.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baca Juga

Berita Olahraga

iSports.id — FIFA akan mempertimbangkan untuk mengizinkan liga-liga domestik memainkan pertandingan di luar negeri. Kebijakan tersebut tentunya akan membuka pintu bagi Liga Premier Inggris...

Berita Olahraga

iSports.id — Robert Lewandowski mencetak hat-trick di babak kedua untuk membawa Barcelona meraih kemenangan menghibur 4-2 atas 10 pemain Valencia. Pertandingan ini terjadi pada...

Berita Olahraga

Isports.id – Polemik FIFA dengan Federasi Sepak Bola Brazil yakni CBF kian memanas. Hal ini tentu saja mengancam kelangsungan seluruh insan sepak bola di...

Berita Olahraga

iSports.id – Jelang menyambut event Piala Dunia U-17, Presiden FIFA Gianni Infantino puji Indonesia yang telah menyiapkan segalanya. Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala...