Connect with us

Hi, what are you looking for?

Basket

Kobe Bryant Ungkapkan Ketika Masa Kecilnya Tinggal di Italia Tidak Punya Teman

Kobe Bryant

iSports.id – Tidak seperti banyak pemain Amerika di NBA, Kobe memiliki pengalaman masa kecil yang sangat unik.

Ayah Kobe adalah pemain bola basket profesional yang bermain di luar negeri di Italia.

Akibatnya, sebagian besar masa kecil Kobe dihabiskan di Italia, tumbuh dalam budaya yang sangat berbeda dengan budaya di Amerika Serikat.

Tetapi hal-hal tidak mudah bagi Kobe di sana, karena dia mengungkapkan bahwa dia menghabiskan banyak waktu dengan sendirian.

Kobe Bryant mengungkapkan ketika masa kecilnya di Italia

Dalam sebuah wawancara beberapa Minggu yang lalu, Kobe Bryant berbicara tentang waktunya tinggal di Italia.

Dia mencatat bahwa untuk waktu yang lama, dia tidak punya teman selama tinggal di Italia karena dia baru di sana dan tidak tahu bahasa.

Melalui olahraga seperti bola basket dan sepak bola, Kobe dapat berteman dan membangun koneksi.

Tetapi Kobe mencatat bahwa sebagian besar waktunya dihabiskan dengan sendirian.

“Tumbuh di Italia, ketika saya pertama kali pindah ke sana, saya tidak berbicara bahasa Italia, saya tidak punya teman tinggal disanai,” ujar Kobe.

Kobe Bryant menambahkan saya memiliki permainan bola basket, dan melalui olahraga, melalui sepak bola, saya dapat berteman dan membangun koneksi. Tapi itu banyak waktu dihabiskan dengan sendirian.

Ketika saya kembali ke Amerika Serikat, saya bukan anak yang paling atletis. Saya tidak bisa bersaing dengan anak-anak ini.

Kisah ini datang sebagai bagian dari wawancara yang akan menjadi sangat populer, saat Kobe menyampaikan pidato yang memotivasi secara emosional tentang bekerja keras untuk memastikan bahwa Anda dapat mencapai impian Anda.

Itu adalah dorongan tanpa henti dan tekad Bryant yang tak tertandingi yang membuatnya menjadi salah satu pemain terbaik di seluruh liga.

Waktu Kobe yang dihabiskan di Italia memainkan peran besar dalam pribadi dan pemain yang akan dia tuju.

Mampu beradaptasi dengan negara, bahasa, lingkungan, dan budaya yang sama sekali baru menunjukkan kepadanya bagaimana mengatasi kesulitan, sesuatu yang akan dia kuasai ketika dia berada di NBA selama 20 tahun.

Sumber: Berbagai Sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi isports.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Basket

iSports.id – Manajemen New York Knicks mengincar pemain dari Dallas Maverick yakni Jalen Brunson untuk mengisi skuad di musim ini. Knicks sudah lama ingin...

Basket

iSports.id – Pebasket LeBron James yang baru-baru ini dievaluasi sebagai miliarder, sudah memikirkan peluang pasca-karir menjadi pemain basket. LeBron James telah memasuki senja karirnya,...

Basket

iSports.id – Utah Jazz telah mengumumkan bahwa Quin Snyder mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih kepala untuk musim ini. Snyder meninggalkan Utah setelah delapan tahun...

Basket

iSports.id – Danny Green akan berencana untuk kembali ke lapangan pada jeda All-Star di akhir bulan ini. Danny Green mengalami cidera ACL pada lutut...