iSports.id
Sepak Bola Sepak Bola Dunia

Seniman Diving

iSports.id – Tidak bisa dipungkiri, kalimat bahwa sepak bola adalah olahraga paling diminati sejagat menjadi hal yang sudah lumrah kita dengar. Sepak bola pada umumnya menjadi ciri khas olahraga keras yang dimainkan oleh para kaum adam. Namun hal itu tidak diamini oleh semua kalangan, terutama dari cabang olahraga lain. Salah satu kenapa penyebabnya adalah aksi diving.

ENTITAS DAN IDENTITAS

“We Play Rugby, the douchebags sport but played like a gentleman!” – kami memainkan olahraga kalangan bawah, tapi kami memainkannya seperti layaknya lelaki sejati.

Tagline pamungkas dari olahraga rugbi ini begitu sarkas kepada aksi diving yang kerap dilakukan oleh para pemain sepak bola. Diving sendiri dapat diartikan sebagai tindakan seorang pemain yang sengaja berpura-pura dijatuhkan oleh pemain lain meski tidak terjadi kontak fisik.

NEYMAR YANG SERING DIVING

Batasan juga perlu kita berikan. Dalam hal ini kita harus menentukan apakah diving adalah cerminan permainan sepak bola atau hanya sebagian kecil darinya. Jika melihat seluruh aspek, maka kita harus jujur bahwa diving hanyalah bagian kecil dari olahraga paling populer dunia ini. Meski dampaknya tidak bisa dikatakan kecil dalam mencoreng wajah persepakbolaan.

aksi dive busquets yang memorable

Tidak bisa dipungkiri bahwa terkadang drama-drama yang tercipta dari aksi diving menjadi hal yang begitu menarik dilihat. Lalu perlu kita akui juga bahwa melakukan diving tidaklah semudah itu. Perlu skill tersendiri!

baca juga : menjadi seputih raul

KENAPA HARUS DIVING?

Tidak bisa dipungkiri sepak bola merupakan olahraga yang penuh dengan kontak fisik. Dunia sepak bola profesional masih menjadi penyumbang utama dalam hal urusan cedera atlet. Tekel-tekel yang dilakukan para pemain seperti sudah menjadi hal yang biasa dilakukan. Jika mau dibandingkan dengan rugb, sepak bola masih memiliki rataan cidera lebih besar.

david luiz kepergok diving

Cidera pada sepak bola mencapai angka 9 sampai 35 kasus setiap 1000 jam. Banyak sekali jenis cedera yang dapat dikatakan serius. Beberapa bahkan bisa dikatakan sebagai career ending. Atas dasar hal inilah para pemain sepak bola mencari cara menghadapi tekel-tekel pemain lawan.

Dalam praktiknya, tidaklah mudah melakukan diving. Mungkin hal pertama yang harus dilakukan adalah membuang harga diri. Lalu hal lainnya adalah memadukan skill khusus serta dibalut suguhan drama. Momentum gesekan dengan pemain lawan, akting seperti menangis, teriak kesakitan dan lainnya kadang dilakukan demi mendapat perhatian wasit.

suarez juga sering terlihat diving

Agar stigma ini dapat lebih dimengerti, mari dilihat dari sudut pandang bagaimana sepak bola modern semakin mengandalkan fisik. Saat ini kecil kemungkinan bagi pemain depan bertubuh mungil bertahan dari terjangan pemain bertahan yang biasanya bertubuh besar. Diving bisa menjadi salah satu solusi tersendiri. Teror kemungkinan diving tentunya bisa membuat para defender tidak akan sembarangan menjatuhkan lawan.

PERKEMBANGAN DIVING

Perkembangan kasus diving membuat para sport scientist di University Of Portsmouth mengembangkan riset untuk mengelompokkannya. Dalam studi ini, Paul Morris dan David Lewis menemukan bahwa terdapat empat buah trik yang biasanya menjadi cara yang dilakukan para pemain untuk menipu wasit.

Diving kategori pertama adalah temporal continuity, dan menyumbang kontribusi sebesar 29 persen. Jenis ini adalah kasus ketika pemain meninggalkan terlalu banyak waktu antara kontak dan reaksi. Yang kedua adalah archers bow, yaitu pemain yang terjatuh akan mengangkat tangannya untuk mendapatkan perhatian dari wasit.

robben juga terkenal dengan aksi dive nya

Lalu kategori yang ketiga adalah ballistic continuity, ini terjadi ketika hanya terdapat sedikit kontak namun reaksi sang pemain berlebihan. Lalu yang terakhir adalah contact consistency. Ini terjadi ketika seorang pemain menerima kontak di salah satu area tertentu, namun bereaksi pada area yang lain.

Jadi ketika seorang pemain melakukan diving dan sukses, mungkin ada apresiasi tersendiri baginya. Namun kembali kepada poin apakah hal tersebut justru akan menjadi identitas bagi dirinya sebagai seniman diving.

Sumber : berbagai sumber

Foto : berbagai sumber

baca juga : hari jadi premier league

Related posts

Bocoran Sir Alex Ferguson Untuk Menghentikan Messi

Khairul Ardhi

Awal Musim yang Menjanjikan Untuk Bottas

Muhammad Rifqi

Pesta PSG tertunda

Muhammad Rifqi

Leave a Comment