Connect with us

Hi, what are you looking for?

Sepak Bola

Mencintai Bayern Itu Berat

iSports.id – Ada satu petikan sajak yang mampu menggambarkan bagaimana beratnya ketika sudah kadung mencintai, lebih khusus saya tujukan disini bagi para fans Bayern Muenchen.

“Mencintai kamu itu berat, Entah Berapa Lama hatiku mulai terpahat. Bukan kehendak, tetapi perlahan aku tak kuat. Nyaman? Mungkin hanya kebiasaan.” -Anonim

BAYERN ITU BESAR

Seperti yang sudah kita ketahui, Bayern Muenchen bisa dikatakan sebagai klub tersukses di daratan Jerman. Sampai saat ini total sudah 28 gelar liga ada di lemari trofi mereka. Kesuksesan di Eropa juga turut mereka rasakan, 10 final Liga Champions yang berujung lima gelar bukan suatu catatan yang main main. Hal inilah yang menjadi dasar pemikiran para fans FC Hollywood bahwa mencintai klub itu berat.

Deretan trofi Bayern Muenchen



Dominasi mereka di Jerman bahkan membuat pemain dari klub-klub rival pun ikut singgah ke Muenchen. Jika tidak berprestasi sedikit saja di Jerman, maka para fans klub lain akan mencemooh habis para fans Bayern. Apalagi kalau Muenchen baru saja mengambil pemain mereka.

Tetapi ini sepertinya sudah menjadi hal yang biasa bagi para fans Bayern. Demi cinta pada klub yang sudah digandrungi sejak lama, walaupun berat, mereka tetap akan mendukung tim sebisa mungkin.

Kebesaran Muenchen sebenarnya berawal dari hal begitu sederhana. Bayern terlahir dari semangat perlawanan 119 tahun yang lalu, atau tepatnya 27 Februari 1900, setelah Munchner TurnVerein 1879 memutuskan para pemainnya tidak boleh bergabung dengan sepak bola jerman. Sebelas anggota memutuskan untuk keluar dan membentuk klub sepak bola sendiri di sebuah restoran bernama Gisela.

Kafe Gisela yang bersejarah

Setelah berdiri, perjuangan Bayern jauh dari kata mudah. Terhitung dua kali mereka harus melakukan merger demi menghindari kebangkrutan. Pertama dengan Munchner Sport Club (MSC), yang merupakan momen bersejarah, di mana warna merah milik MSC menjadi identitas Bayern hingga saat ini. Barulah pada tahun 1923 Bayern Muenchen berdiri sendiri dan memenangi kejuaraan Jerman tiga tahun berselang.

SEJARAH PANJANG

Berbicara menegenai sejarah Bayern tidak lepas dari jejak cerita kelam dan panjang bangsa Jerman. Kurt Launder merupakan presiden yang mampu membawa nama Bavaria meroket. Sejak terpilih pada 1913 ia popular dengan kebijakannya yang tidak biasa. Tetapi hal itulah yang mampu mengangkat prestasi klub. Salah satu kebijakannya adalah menginvestasikan uang untuk pembinaan pemain muda. Sebuah hal yang tidak lumrah di masa itu.

Uli Hoeness dalam pertandingan melawan Aston Villa di Piala Eropa

Sial bukan kepalang, Launder dan manajer mereka Dombi adalah mereka yahudi. Seiring dengan kebangkitan partai Nazi kala itu dengan Adolf Hitler sebagai pemimpin, Bayern mulai mendapat tekanan. Puncaknya dengan keluar keputusan Menteri Pendidikan dan Budaya Bernhard Rust bahwa semua atlet Yahudi dan marxisme harus diasingkan.

Tak pelak, kepergian launder dan Dombi membuat prestasi Bayern mandek, dan dilabeli sebagai judenklub (julukan untuk klub yang bekerja sama dengan yahudi).

Berakhirnya era Nazi pada 1945 tidak serta merta membuat Bayern langsung bangkit. Terhitung 13 pelatih silih berganti hingga tempo 1963.  Sempat terdegradasi ke divisi II, dan tidak mendapat tempat ketika Bundesliga terbentuk pada 1963, Bayern baru bisa promosi pada tahun 1965.

Mereka bermain dengan pemain-pemain muda hasil binaan klub seperti Gerd Mueller, Franz Beckenbauer, dan Sepp Maier. Bayern akhirnya mampu mengakhiri puasa gelar yang terjadi selama 37 tahun. Inilah awal dari kejayaan Die Roten.

Gerd Muller merupakan ikon sepak bola Muenchen dan Jerman

DICINTAI DI MUENCHEN, DIBENCI SELURUH NEGERI

Sebelum lebih jauh marilah kita tengok prestasi Bayern hingga saat ini. 28 titel juara Bundesliga, 18 DFB Pokal, 6 Piala super DFB, dan 6 DFL Ligapokal. Kesemuanya adalah rekor di kancah sepak bola jerman. Di level internasional Bayern Muenchen juga digdaya dengan 5 Trofi Liga Champions, 1 Piala Europe League, 1 UEFA Cup, dan 1 Piala Super UEFA. Dari trofi-trofi inilah kemudian muncul kemapanan dan diiringi dengan kebijakan bisnis yang tepat.

Sejarah evolusi Logo Bayern Muenchen

Memang benar adanya bahwa Bayern dapat menggoda seorang pemain muda dengan iming-iming fasilitas mewah dan gaji selangit. Perasaan bangga membela salah satu klub tersukses menjadi daya tarik yang besar. Namun satu hal yang yang kerap dilupakan adalah Bayern tidak selalu mendatangkan pemain jadi. Mereka kerap pula membeli pemain muda potensial untuk kemudian diajarkan bermain sesuai filosofi klub.

Seperti cinta yang tidak bertepuk sebelah tangan, Bayern pun sangat memperhatikan para fansnya. Sebagai contoh dalam urusan tiket. Karcis masuk musiman Bayern hanya berkisar 67-559 pound. Angka ini terbilang murah jika dibandingkan dengan beberapa klub top Eropa lainnya. Semisal Barcelona (103-634 pound), Paris Saint Germain (336-2113 pound), bahkan Leicester City (365-730 pound).

Bangku penonton di Muenchen selalu terisi penuh

Jika ada alasan lain yang membuat mencintai Bayern begitu berat adalah hal diluar sepak bola. Tepatnya kecemburuan social dan kultur. Wilayah negara bagian Bayern berasal merupakan salah satu wilayah terkaya di Jerman. Dengan kebencian yang menyeruak hampir di seluruh penjuru negeri, mencintai Bayern memang pekerjaan yang berat secara mental bagi para fans. Tak jarang ketika Bavaria memenangkan kompetisi, cibiran masih saja muncul.

Allianz Arena (kandang bayern Muenchen) menjadi stadion pertama yang bisa berubah warna

Para fans Bayern Muenchen sadar betul akan beban ini. Namun bagi mereka ketika mencintai Bayern Muenchen begitu berat, meninggalkannya lebih berat lagi. Akhir kata alles gute zum geburtstag Bayern Muenchen!

Sumber : berbagai sumber

Foto : berbagai sumber

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Sepak Bola

iSports.id – Selesai sudah petualangan Niko Kovac bersama Bayern Muenchen. Bayern mengumumkan pisah jalan dengan Kovac sehari setelah dipermalukan 1-5 oleh Eintracht Frankfurt. Itu...

Sepak Bola

iSports.id – Ada yang berbeda hari itu bagi Bastian Schweinsteiger. Setelah berpikir cukup lama akhirnya ia memilih keputusan yang berat, pensiun dari dunia sepak...

Sepak Bola

iSports.id – Manchester City tampaknya betul-betul terkesan dengan sosok Vincent Kompany. Mantan kapten Manchester City ini memberikan jasa yang membekas bagi The Cityzens. Hal...

Sepak Bola

iSports.id – Ada yang menarik dari perhelatan acara UEFA, Kamis (29/8/2019) malam. Acara yang juga dibarengi dengan pembagian grup Liga Champions ini nyatanya juga...